Monday, 14 October 2013

Mengatasi Anak Rewel saat Bepergian

Pernahkah anda merasa malas membawa si kecil saat berbelanja? Atau malas membawa si kecil saat harus bepergian jarak jauh? Sebagai orangtua, saya pun  merasakan hal yang sama seperti para orang tua lainnya. Namun ternyata bepergian jauh dan lama tidak selalu membosankan. Saya sudah membuktikannya!

Pertama, selalu membawa perbekalan untuk keperluan si kecil, seperti makanan, minuman, mainan, dan pakaian. Usahakan jangan sampai ada tertinggal.

Kedua, kenali penyebab rewel si kecil, mungkin dia lapar atau haus, sehingga pastikan memberinya makan sebelum berangkat, dan berikan biskuit untuk makanan cemilannya.

Ketiga, penyebab anak rewel lainnya adalah bosan. Ya betul! Anak anda bosan, bayangkan saja, ia harus mengikuti keinginan orangtuanya berbelanja selama berjam-jam, dari satu tempat ke tempat lainnya, sehingga pada akhirnya si kecil rewel dan menangis.

Jadi apa yang harus dilakukan orang tua? Jadikan 'perjalanan' anda dan si kecil bermakna bagi anak. Mungkin tujuan awalnya memang berbelanja (atau tujuan lainnya), tapi buatlah seolah-olah perjalanan ini menyenangkan. Bawa anak anda berimajinasi libatkan si kecil saat kita berkegiatan. Untuk yang belum terbiasa mungkin hal ini sulit dilakukan. Tapi bagi saya, hal ini selalu saya lakukan dimana pun dan kapan pun.

Sebelum berangkat, saya selalu berusaha untuk mengajak Jalu bicara, "Kita mau pergi, nanti di jalan banyak mobil, jangan rewel ya nak, yang pinter ya". Percakapan ini saya lakukan walaupun ia belum mengerti apa yang katakan dan saya selalu mengajaknya bicara walaupun dia belum bisa bicara. Tapi saya yakin, ia akan mengerti.

Di jalan, saya sangat sangat sering mengajak Jalu bicara, "Lihat Jalu, itu mobilnya kita susul yuk, dadaaah mobiiiil,, kita duluan ya, horeee kita menang."
Di mall saat berbelanja, biasanya saya akan berkata, "Lihat nak, banyak banget ya orang-orang disini, kita kesana yuk," Kemudian saya akan menggendongnya dan memperagakan seolah sedang menyetir mobil "Ngeeeeng, ngeeeeeeng,," Biasanya jalu mengikuti gerakan saya dan ikut bergumam 'Ngeeeng'
Saat sedang memilih barang belanjaan, biasanya saya akan, "Waaah, ini jeruknya besar ya, warnanya orange, halo Jalu, pilih aku, pilih aku, rasaku manis, jangan,,jangan,,aku aja, aku lebih manis,,,dsb,dsb"
Ketika Jalu ingin memegang dan tertarik dengan barang yang memang tidak akan kita beli, saya biarkan ia memegang sebentar, kemudian lagi-lagi saya suruh ia melambaikan tangan tanda perpisahan, "Dadaaaaaah,,,nanti aku kesini lagi yaaa"

Hal tersebut tidak bosan-bosan saya lakukan sebagai salah satu upaya saya dalam memberikan stimulus bahasa. Selalu memberikan 'label' dan memberikan nama terhadap benda atau peristiwa apapun. Jangan tunggu anak mengerti tentang yang akan didengarnya. Yang terpenting adalah memberikan peran kepadanya dalam berbagai situasi. Jangan sampai si kecil dianggap sebagai 'barang' yang kita bawa, bila hal itu terjadi maka si kecil akan rewel. Bila ternyata si kecil masih rewel juga, kemungkinan terbesar adalah ia mengantuk dan ingin istirahat.

Nah, jangan takut lagi membawa si kecil bersama anda ya,,,

No comments: